CB24.ID- Program Makan Bergizi Gratis (MBG) mulai bergulir di berbagai sekolah Kota Jambi, menarik antusiasme guru dan siswa sejak hari pertama pelaksanaannya pada Senin (9/2/2026). Inisiatif pemerintah pusat ini, yang bertujuan memenuhi gizi anak sekolah usia dini hingga menengah atas, langsung menyentuh hati masyarakat Jambi yang mayoritas berlatar belakang ekonomi menengah ke bawah. Di dua sekolah negeri di Kota Jambi, yakni SMK IX Lurah dan SMPN 17, program ini disambut gembira, meski disertai saran konstruktif dari para pendidik untuk menyempurnakannya.
Di SMK IX Lurah Kota Jambi, Ramadhani, S.S., guru Bahasa dan Sastra Bahasa Inggris, menyampaikan pandangannya dengan nada santai namun serius. “Program Makan Bergizi Gratis di sekolah sini kehadirannya memang ditunggu oleh mereka. Maklum, orangtuanya sebagian besar ekonominya menengah ke bawah,” ujar Ramadhani saat ditemui wartawan di sela istirahat siang.

Ramadhani , S.s , Guru Bahasa dan Sastra Bahasa Inggris SMK IX Lurah Kota Jambi.
Ia menilai menu MBG secara keseluruhan sudah tidak bermasalah, tetapi menyoroti kebutuhan variasi lauk-pauk agar anak-anak semakin semangat. “Untuk menu, saya kira sudah tidak ada masalah. Saran saya, kalau bisa untuk lauk lebih bervariasi. Contohnya, ketika anak-anak menu lauknya antara telur dan ayam, bisa dilihat dari nafsu makan mereka lebih menyukai ayam. Boleh lauk telur, tapi jangan keseringan. Intinya, saran saya ini demi keberhasilan program MBG untuk pemenuhan gizi anak-anak di sekolah,” tambahnya.
Sementara itu, di SMPN 17 Kota Jambi, suasana tak kalah hangat. Ovi, guru Ilmu Pengetahuan Alam (duduk nomor dua dari kiri saat wawancara), mengamati langsung bagaimana siswa lahap menyantap hidangan MBG hari ini. “Iya Pak, alhamdulillah anak-anak di sini sangat menikmati paket menu MBG. Hari ini lauknya gulai ayam, lihat mereka lahap semua,” ceritanya dengan senyum ramah yang khas. Ovi juga menyebut pelaksana program dari SPPG Pematang Sulur 1 yang bertanggung jawab atas distribusi di sekolahnya. “Kalau tidak salah, pelaksana program yang ke sekolah ini dari SPPG Pematang Sulur 1. Ke depannya, semoga menu-menu yang disukai anak-anak agar dipertahankan dan kalau bisa ditingkatkan,” harapnya.

Ovi , Guru SMPN 17 Kota Jambi.
Kedua guru ini mewakili suara lapangan yang positif terhadap MBG, program unggulan pemerintahan yang menargetkan jutaan anak sekolah di seluruh Indonesia. Di Jambi, pelaksanaan hari pertama ini berjalan lancar tanpa hambatan signifikan, dengan menu gulai ayam yang menjadi favorit siswa SMPN 17. Ramadhani menekankan manfaat ekonomi bagi orang tua, sementara Ovi menyoroti kepuasan siswa yang langsung terlihat dari nafsu makan mereka. Variasi lauk seperti ayam dibanding telur yang sering muncul menjadi masukan utama, sejalan dengan tujuan MBG untuk meningkatkan asupan gizi harian anak-anak agar prestasi belajar optimal. (Ag)















