CB24.COM– Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMK Muhammadiyah Kota Jambi kembali mendapat apresiasi positif dari guru dan siswa. Hari ini, Kamis (22/1/2026), suasana makan siang di sekolah ini terlihat semakin bersemangat, dengan siswa antusias menghabiskan paket MBG mereka. Perubahan menu yang lebih bervariasi dan penambahan sambal menuai pujian, sekaligus diikuti permintaan agar kebersihan makanan dan kemasan tetap diperhatikan, serta permintaan sederhana dari siswa: “Tolong tambah susunya, Pak.”
Lenny, guru bidang keahlian Perbankan di SMK Muhammadiyah Kota Jambi, menyampaikan bahwa perubahan menu MBG terasa jelas dibandingkan periode sebelumnya. “Sekarang menu MBG-nya sudah banyak perubahan, contohnya saja lauknya sudah ada sambalnya,” ujar Lenny dengan senyum ramah, Kamis (22/1/2026).
Lenny, Guru Perbankan SMK Muhammadiyah Kota Jambi
Ia menilai perubahan kecil seperti pemberian sambal membuat makanan jadi lebih enak dan disukai siswa. “Bahkan ada siswa yang mau nambah makanan,” kata Lenny, menunjukkan bahwa porsi dan rasa menu MBG sudah cukup bisa mengenyangkan dan sesuai selera anak muda zaman sekarang. Keberhasilan ini juga tercermin dari perilaku siswa yang tidak lagi membuang makanan, bahkan ada yang dengan rela menerima paket siswa lain yang tidak masuk.
Meski senang dengan perubahan menu, Lenny menekankan pentingnya menjaga kebersihan makanan dan kemasan ompreng. “Kebetulan ada paket MBG yang masih utuh karena ada siswa yang tidak masuk, saya berharap agar kebersihan makanan dan ompreng terus terjaga,” pesannya. Bagi Lenny, menjamin kebersihan adalah kunci agar MBG tidak hanya mengenyangkan, tetapi juga aman bagi kesehatan siswa.
“Semoga program ini ke depannya semakin baik dan MBG tetap diteruskan,” harap guru yang juga aktif di kegiatan sekolah ini, menegaskan bahwa dukungan terhadap program nasional ini sangat kuat di kalangan pendidik di SMK Muhammadiyah Kota Jambi.
Dukungan dan masukan konkret juga datang dari siswa. Syaqilah Az-Zahra Putriani dan Fitria Sahira, siswi kelas XI PT di SMK Muhammadiyah Kota Jambi, mengatakan bahwa secara keseluruhan menu MBG di sekolah mereka sudah aman dan cocok dengan selera mereka. “Menu Makan Bergizi Gratis sudah aman dan sudah cocok dengan selera saya,” ungkap Syaqilah, disambut anggukan oleh Fitria.
Syaqilah Az-Zahra Putriani dan Fitria Sahira Kelas XI PT, SMK Muhammadiyah Kota Jambi
Kedua siswi ini menilai bahwa makanan MBG sekarang sudah enak, tidak lagi terasa hambar, dan teksturnya pas. Namun, mereka juga menyampaikan saran yang sangat detail, terutama untuk menu pendukung seperti keripik tempe. “Mungkin yang harus diperhatikan: pernah kami dapat paket MBG, kalau ada keripik tempeh, agar dibungkus plastik supaya tidak keras waktu dimakan,” ungkap Syaqilah.
Saran ini muncul dari pengalaman nyata sehari-hari: keripik tempeh yang terlalu lama terpapar udara menjadi keras dan sulit dikunyah. Dengan membungkusnya dalam plastik kecil, keripik akan lebih renyah dan lebih higienis saat disantap. Di samping itu, seperti banyak siswa lain di Kota Jambi, Syaqilah dan Fitria kembali menyampaikan permintaan seragam: “Juga mungkin yang perlu ditambah susunya, pak,” kata keduanya dengan ramah.
Secara tegas, kualitas menu MBG di Kota Jambi harus terus ditingkatkan, bukan hanya dari segi jumlah dan variasi, tetapi juga dari aspek kebersihan, kemasan, dan kelengkapan gizi seperti tambahan susu. Pemerintah daerah, sekolah, dan penyedia MBG wajib menampung dan menindaklanjuti masukan langsung dari guru dan siswa, agar program ini benar-benar hadir sebagai investasi nyata bagi kesehatan dan pendidikan generasi muda Jambi, serta tetap berkelanjutan sebagai program strategis bangsa. (Ag)















