CB24.ID- Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digulirkan pemerintah terus menuai apresiasi dari masyarakat Kota Jambi. Pada Rabu (8/4/2026), berbagai komentar positif dari wali murid hingga relawan posyandu menunjukkan bahwa inisiatif ini tidak hanya memenuhi kebutuhan gizi anak-anak, tetapi juga meringankan beban orang tua di tengah kesibukan sehari-hari. Program ini, yang menjadi salah satu prioritas nasional, kini menjadi penopang utama bagi keluarga-keluarga di wilayah urban seperti Kota Jambi, di mana biaya hidup semakin meningkat.
Imron Sadewo, salah seorang wali murid di Kota Jambi, menyampaikan kegembiraannya atas kehadiran program MBG. “Alhamdulillah, hadirnya program Makan Bergizi Gratis ini sangat membantu saya selaku orang tua, terutama ibunya tidak sibuk lagi menyiapkan bekal dari rumah dan gizi terpenuhi,” ujar Sadewo dengan penuh syukur.

Imron Sadewo (Ortu Siswa)
Ia menambahkan bahwa anak-anaknya sering bercerita antusias tentang menu yang disajikan. “Masalah menunya pun anak sering bercerita bahwa yang dimakan enak-enak serta ada buah-buahannya,” tambahnya. Sadewo, yang juga menjabat sebagai Ketua Persaudaraan Setia Winongo Tunas Muda (PSHW-TM) Provinsi Jambi sekaligus pengusaha conblock, menekankan bahwa program ini tidak hanya praktis, tetapi juga berkontribusi pada kesehatan generasi muda Jambi.
Komentar positif juga datang dari kalangan relawan posyandu. Yanti beserta kawan-kawannya dari Posyandu SPPG Telanai 1 mengungkapkan bahwa pelaksanaan pengantaran paket MBG berjalan mulus tanpa hambatan berarti. “Selama ini tidak ada kendala yang berarti dalam pengantaran paket MBG ini, Pak. Biasanya kalau penerima manfaat tidak ada di rumah, sudah disiapkan tempat makanannya,” jelas Yanti dengan senyum ramah yang khas.

Yanti dkk Posyandu Telanai 1
Ia melanjutkan bahwa penerima manfaat, terutama balita dan anak usia dini, menerima menu dengan suka cita. “Untuk menu, alhamdulillah mereka menerima dengan suka cita,” pungkasnya, mencerminkan dedikasi relawan dalam mendukung program ini.
Pengamatan di lapangan menunjukkan bahwa MBG di Kota Jambi telah terintegrasi baik dengan ekosistem kesehatan masyarakat. Posyandu seperti SPPG Telanai 1 menjadi mitra strategis dalam distribusi, memastikan makanan bergizi mencapai sasaran tepat waktu. Menu harian yang bervariasi, termasuk sayur, protein, karbohidrat, dan buah segar, dirancang untuk memenuhi standar gizi anak sesuai rekomendasi Kementerian Kesehatan. Hal ini sejalan dengan tujuan nasional MBG untuk mengurangi stunting dan meningkatkan prestasi belajar siswa, khususnya di daerah dengan tingkat kemiskinan relatif tinggi seperti sebagian permukiman di Jambi.
Apresiasi dari berbagai pihak ini semakin mengukuhkan posisi MBG sebagai program sukses di tingkat lokal. Dukungan dari tokoh masyarakat seperti Sadewo dan relawan lapangan membuktikan bahwa program ini telah menyentuh realitas kehidupan sehari-hari warga Kota Jambi.
Program MBG harus terus dipertahankan dan diperluas cakupannya di Kota Jambi demi masa depan generasi emas yang sehat dan berprestasi. (Ag)















