CB24.ID– Memasuki awal semester baru tahun ajaran 2025/2026, Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menjadi sorotan di Kota Jambi, khususnya di kalangan pelajar dan keluarga dari kalangan menengah ke bawah. Hari ini, Rabu (14/1/2026), antusiasme terlihat jelas di sejumlah sekolah menengah, di mana siswa dengan lahap menghabiskan paket makanan yang disediakan oleh pemerintah pusat melalui program MBG.
Di SMA XI Lurah Kota Jambi, seorang pelajar bernama Al Farizi menyampaikan kegembiraannya terhadap kehadiran MBG di sekolahnya. “Memasuki awal semester ini, kami selalu antusias menyambut Program Makan Bergizi Gratis ini, pak. Bagi kami menunya enak‑enak, apapun yang kami dapat, pokoknya selalu dihabiskan,” ujar Al Farizi dengan semangat, sambil menunjukkan ompreng makanan yang sudah kosong di tangannya.
Al Farizi, Pelajar SMA XI Lurah Kota Jambi
Al Farizi menambahkan bahwa menu MBG yang diterima siswa cukup bervariasi dan bergizi, mulai dari nasi, lauk protein, sayur, hingga buah. “Kalau dulu kadang bawa bekal sendiri, sekarang lebih tenang karena sudah ada makanan di sekolah. Teman‑teman juga pada senang, tidak ada yang menyisakan makanan,” katanya, menggambarkan betapa program ini telah menjadi bagian penting dari rutinitas harian mereka di sekolah.
Dukungan terhadap MBG juga datang dari kalangan orang tua, terutama mereka yang berpenghasilan pas‑pasan. Agus, seorang sopir angkutan umum di Kota Jambi, menyampaikan apresiasi mendalam atas kehadiran program ini. “Saya sangat menyambut baik dengan adanya MBG, maklum penghasilan saya sebagai sopir boleh dikatakan pas‑pasan,” ujar Agus dengan senang hati.
Agus, sopir angkutan umum
Bagi Agus, MBG bukan hanya soal makanan, tetapi juga membantu meringankan beban keuangan keluarga. “Otomatis hadirnya MBG bisa mengurangi uang saku anak untuk pergi ke sekolah. Saya dapat cerita dari anak, menunya juga enak‑enak, pokoknya lebih dari rumah katanya. Terima kasih ya… MBG-nya,” tuturnya dengan penuh syukur.
Dari sisi sekolah, pihak manajemen SMA XI Lurah dan sejumlah sekolah lain di Kota Jambi mengakui bahwa MBG turut membantu meningkatkan konsentrasi dan semangat belajar siswa. Kepala sekolah dan guru‑guru melaporkan bahwa siswa lebih bersemangat datang ke sekolah, terutama karena mereka tahu akan mendapat makanan bergizi yang cukup. Di tengah kenaikan harga kebutuhan pokok, program ini dinilai sebagai bentuk intervensi sosial yang sangat tepat sasaran.
Program Makan Bergizi Gratis sendiri merupakan bagian dari upaya pemerintah pusat untuk menurunkan angka stunting dan meningkatkan kualitas gizi anak usia sekolah. Di Kota Jambi, program ini telah menjangkau ribuan siswa di jenjang SD, SMP, dan SMA/SMK negeri, dengan menu harian yang dirancang oleh ahli gizi dan disesuaikan dengan kondisi lokal.
Secara tegas, keberlanjutan dan konsistensi program MBG di Kota Jambi harus dijamin oleh pemerintah daerah dan pusat, karena dampaknya langsung dirasakan oleh siswa dan keluarga kurang mampu. Pemerintah wajib memastikan distribusi tepat waktu, kualitas makanan yang terjaga, serta transparansi pelaksanaan, agar MBG benar‑benar menjadi investasi nyata bagi generasi muda Jambi yang sehat, cerdas, dan siap bersaing di masa depan. (Ag)















