CB24.ID- Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus menunjukkan dampak positif di sekolah-sekolah Kota Jambi, termasuk di SMAN 6 Kota Jambi yang telah menjalankan program ini sejak 25 Agustus 2025. Kepala Sekolah SMAN 6, Karnama, S.Pd., M.Pd., menyatakan dukungan penuh terhadap MBG, menyebut program ini sangat membantu siswa dari keluarga berpenghasilan menengah ke bawah sekaligus mendukung pemenuhan gizi anak didik selama di sekolah.
“Program Makan Bergizi Gratis di sekolah ini dimulai tanggal 25 Agustus 2025, alhamdulillah kami sangat mendukung, disamping karena mayoritas orang tuanya ekonominya menengah ke bawah, juga yang terutama untuk pemenuhan gizi anak didik kami di sekolah,” tutur Karnama dengan senyum ramah, kamis (15/1/2026). Menurutnya, kehadiran MBG tidak hanya meringankan beban ekonomi keluarga, tetapi juga membuat siswa lebih fokus belajar karena tidak perlu khawatir soal makan siang.
Karnama, S.Pd, M.Pd. Kepala Sekolah SMAN 6 Kota Jambi
Di SMAN 6 Kota Jambi, paket MBG disajikan setiap hari sekolah dengan menu bergizi yang mencakup nasi, lauk protein (daging, ayam, atau ikan), sayur, dan buah. Karnama menjelaskan bahwa pihak sekolah bekerja sama dengan penyedia makanan (SPPG) untuk memastikan makanan disajikan tepat waktu dan dalam kondisi layak konsumsi. “Kami juga terus mengawasi agar makanan benar-benar dimakan oleh siswa, bukan dibawa pulang atau dibuang,” tambahnya.
Dukungan terhadap MBG juga datang dari kalangan pemerhati pendidikan. Drs. KH. Sugiyono, M.Pd., mantan pegawai negeri sipil dan pengajar yang kini aktif mengamati perkembangan dunia pendidikan di Kota Jambi, menyatakan bahwa program ini berjalan sukses dalam membantu pemenuhan gizi anak di sekolah. “Setelah saya pensiun dari pegawai negeri sipil, tepatnya sebagai pengajar, saya selalu mengamati perkembangan pendidikan di Kota Jambi, termasuk siswa menerima Program Makan Bergizi Gratis,” ujarnya.
Drs. KH. Sugiyono, M.Pd, Pemerhati Dunia Pendidikan
Sugiyono, yang merupakan jebolan Pondok Modern Darussalam Gontor, menilai bahwa MBG telah menjadi salah satu program strategis dalam mendukung kesehatan dan konsentrasi belajar siswa. “Alhamdulillah program ini berjalan sukses untuk pemenuhan gizi anak di sekolah,” katanya. Namun, ia juga memberikan catatan penting agar keberhasilan ini terus ditingkatkan.
“Saya berharap agar keberhasilan ini terus ditingkatkan dan agar setiap SPPG selalu memperhatikan kebersihan dapur dan bahan makanan yang akan diolah, agar tersaji makanan empat sehat lima sempurna,” pesan Sugiyono dengan penuh harapan. Menurutnya, kebersihan dan kualitas bahan baku adalah kunci agar MBG benar-benar memberi manfaat maksimal bagi kesehatan dan tumbuh kembang siswa.
Secara mantab, keberlanjutan Program Makan Bergizi Gratis di Kota Jambi harus dijadikan prioritas bersama antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, sekolah, dan penyedia makanan. Program ini bukan sekadar bantuan makanan, tetapi investasi strategis bagi masa depan generasi muda Jambi yang sehat, cerdas, dan siap menghadapi tantangan zaman; oleh karenanya, konsistensi, kualitas, dan pengawasan ketat harus terus ditingkatkan agar MBG benar-benar menjadi program unggulan yang dirasakan manfaatnya oleh seluruh anak sekolah di Kota Jambi. (Ag)















