CB24.ID- Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang digulirkan Pemerintah Kota Jambi menuai tanggapan positif sekaligus saran konstruktif dari orang tua siswa dan kepala sekolah jelang bulan puasa Ramadan 1447 H. Pada Senin (2/3/2026), Mama Bian, orang tua penerima manfaat dari SDN 198/IV, dan Tedi Erlana, S.Pd., Kepala Sekolah SMK IX Lurah, berbagi pengalaman dan masukan mereka terkait kualitas dan variasi paket MBG.
Program MBG, yang merupakan inisiasi Kementerian Pendidikan untuk mendukung gizi anak usia dini dan siswa sekolah dasar hingga menengah, telah menjadi sorotan di Jambi sejak pelaksanaannya tahun ini. Di Kota Jambi, program ini menyasar ribuan siswa di berbagai jenjang, termasuk balita non-PAUD dan pelajar SDN serta SMK. Pemberian paket harian biasanya mencakup roti, susu, buah, dan camilan bergizi lainnya, dengan penyesuaian khusus selama bulan puasa untuk menjaga asupan nutrisi siswa yang berpuasa.
Mama Bian, warga yang memiliki tiga anak penerima manfaat MBG, menyampaikan apresiasinya sekaligus saran praktis saat ditemui di lingkungan SDN 198/IV Kota Jambi.

Mama Bian , orangtua penerima manfaat MBG SDN 198/ IV Kota Jambi
“Iya pak, kebetulan anak saya yang dapat MBG, satu balita non PAUD (umur empat tahun) dan dua lagi di SDN 198. Ini ada saran, kalau bisa pemberian MBG di bulan puasa ini rotinya yang berisi, untuk buah salak diusahakan yang selektif lagi artinya dalam kondisi segar. Terus selama ini kan susu belum dapat, kalau bisa diganti yang lain contohnya saja sari kacang hijau. Untuk yang lain aman pak,” tutur Mama Bian dengan ramahnya.
Komentar Mama Bian menyoroti isu kualitas bahan pangan yang sering menjadi keluhan di lapangan. Roti berisi, misalnya, dianggap lebih mengenyangkan bagi anak-anak yang menjalani puasa pertama mereka. Sementara itu, buah salak yang segar menjadi prioritas karena kondisi tropis Jambi rawan membuat buah cepat busuk jika tidak selektif. Penggantian susu dengan sari kacang hijau juga diusulkan sebagai alternatif lokal yang lebih tahan lama dan kaya protein, mengingat distribusi susu sering terhambat logistik.
Tidak jauh dari sana, Tedi Erlana, S.Pd., Kepala Sekolah SMK IX Lurah Kota Jambi, juga memberikan masukan serupa dengan nada optimis.

Tedi Erlana, S.Pd., Kepala Sekolah SMK IX Lurah Kota Jambi
“Alhamdulillah pak, pemberian MBG selama bulan puasa Ramadan ini aman-aman saja. Mungkin saran saya agar pemberian buah-buahannya lebih berfariasi lagi, dan hari ini paket MBG-nya ada donat ukuran jumbo, keripik tempe, telur, buah salak, dan kurma yang menarik semuanya dimasukkan dalam kotak karton,” tutur Tedi sambil tersenyum.
Menurut Tedi, paket MBG pada Senin kemarin terasa spesial dengan tambahan donat jumbo dan kurma yang sesuai tema Ramadan. Keripik tempe dan telur juga diapresiasi karena menambah variasi protein nabati dan hewani. Namun, ia menekankan pentingnya diversifikasi buah untuk menghindari kebosanan siswa, seperti menambahkan pisang, pepaya, atau jeruk lokal yang melimpah di Jambi. (Ag)















