CB24.ID– Partai Demokrat Provinsi Jambi beberapa waktu lalu sempat berjaya di bumi Sepucuk Jambi Sembilan Lurah. Hal ini dibuktikan dengan duduknya beberapa kader Demokrat di kursi pimpinan dewan baik sebagai ketua maupun sebagai wakil ketua disejumlah DPRD Kabupaten/ Kota bahkan Provinsi Jambi. Seperti di era Efendi Hatta, Hasan Basri Agus dan Cornelis Buston.
Tak hanya di legislative, di ranah eksekutif, sejumlah calon kepala daerah, baik Bupati, Walikota hingga Gubernur yang diusung oleh Partai Demokrat juga banyak keluar sebagai pemenang.
Prestasi terbaik Partai Demokrat Jambi terjadi pada pemilu tahun tahun 2009 dengan perolehan suara sebanyak 8 kursi dan mengalami peningkatan menjadi 9 kursi pada periode 2014 – 2019. Namun pada pemilu 2019 menurun menjadi 7 kursi hingga pada pemilu 2024 kembali mengalami penurunan menjadi 5 kursi semenjak dipimpin Burhanuddin Mahir dan sekarang Mashuri.
Dalam waktu dekat Partai Demokrat Jambi akan menggelar Musyawarah daerah (Musda) sekaligus melakukan pemilihan ketua untuk periode 2026 – 2031. Namun tidak seperti partai besar lainnya, gema Partai Demokrat Jambi sebagai partai yang berjaya di Jambi nyaris tidak terdengar. Ada apa dengan partai ini ?
Media ini mencoba mewawancarai sejumlah pengurus partai, baik yang masih berada dalam kepengurusan maupun yang sudah keluar dari kepengurusan. Anehnya sebagian besar yang dimintai komentarnya mengenai kondisi partai ini termasuk mengenai persiapan Musda yang akan digelar dalam waktu dekat seperti malas bicara.
“Maaf bang, saya sudah keluar dari Demokrat, coba tanya dengan pengurus yang lain saja,” ujar salah seorang pengurus partai Demokrat berinisial AR yang sekarang mengaku sudah keluar dan menerima mandat dari salah satu partai lain.
Hal yang sama juga diungkapkan oleh pengurus Partai Demokrat lainnya berinisial AS dan AN.
Saat dimintai tanggapannya mengenai kondisi Partai Demokrat Jambi saatbini, AS mengatakan kalau dirinya tidak mau komentar banyak, begitupun mengenai rencana Musda yang akan digelar dalam waktu dekat.
“Saya cukup jadi anggota saja, Soal siapa yang mau maju jadi ketua Demokrat Jambi kedepan silahkan bersaing secara sehat,” ujar mantan pejabat Jambi ini.
Mengenai kesiapan Musda yang menurut informasi akan digelar pada bulan Februari ini, sepertinya akan diundur menjadi bulan April. Informasi ini diperoleh dari Anggun, pengurus Demokrat Jambi bidang OKK.
“Untuk rencana Musda mungkin akan digelar habis lebaran, sembari menunggu arahan dari DPP,” ujar Anggun kepada CB24.
Saat ditanya siapa calon – calon yang akan bersaing menjadi ketua Demokrat Jambi periode kedepan, Anggun menjawab politis dengan mengatakan belum mendapat informasi.
“Soal siapa saja yang nanti akan maju, saya belum tau Bang. Tapi biasanya itu akan ketahuan saat pendaftaran dibuka nanti,” ujarnya diplomatis.
Semoga Partai Demokrat Jambi bisa kembali bangkit dan berjaya seperti masa – masa sebelumnya dibawah kepemimpinan ketua baru yang lebih energik dan bisa merangkul kader serta program-program partai yang menyentuh kepentingan rakyat kecil. (tim)















