CB24.ID- Di tengah duka yang menyelimuti sebuah rumah sederhana di Kota Jambi, Ketua DPRD setempat, Kemas Farid Alfarely, hadir pada Minggu siang (1/2/2026) untuk menyapa keluarga korban pemerkosaan yang diduga dilakukan dua oknum polisi. Kunjungan ini bukan sekadar formalitas, melainkan langkah nyata untuk meringankan penderitaan mereka.
Kemas Farid berbincang hangat dengan ibu korban, yang tampak kuat meski hatinya terluka. Korban sendiri masih mengurung diri di kamar, belum siap menghadapi dunia luar. “Kami datang hanya untuk silaturahmi dan melihat kondisi terkini. Tak ada niat membebani korban lebih jauh,” katanya lembut.
Situasi keluarga ini benar-benar pilu. Sebagai anak yatim, korban hanya bergantung pada ibunya yang berjuang sebagai pemulung. Belum ada sentuhan bantuan pemerintah, tak ada jaminan kesehatan apalagi keselamatan kerja. Hal ini membuat Kemas Farid geram sekaligus termotivasi bertindak cepat.
Langsung saja, ia mengaktifkan BPJS Ketenagakerjaan untuk ibu korban dan saudaranya yang seprofesi. Tak berhenti di situ, Kemas Farid menelepon lurah setempat, meminta percepatan bantuan seperti Kartu Jambi Bugar dan program lainnya. “Pemerintah Kota Jambi pastikan pelayanan kesehatan mereka prioritas. Insya Allah, Senin ini sudah aktif,” janjinya mantap.
Lebih lanjut, ia berencana menyediakan sembako untuk kebutuhan pokok keluarga. Kunjungan ditutup dengan seruan tegas kepada Kapolda Jambi agar kasus ini dikawal ketat. “Tindakan oknum itu di luar batas norma kemanusiaan. Ini bukan hanya melukai ibu, tapi juga memupus mimpi anak yang ingin jadi polwan,” ujarnya dengan nada prihatin.
Langkah ini menjadi contoh bagaimana legislator turun tangan langsung, mengubah duka menjadi harapan bagi warga paling rentan. (*)















