CB24.ID- Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Jambi bersama Satgas Pangan Polda Jambi dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) turun langsung memantau ketersediaan dan harga bahan pokok di Pasar Tradisional Angso Duo, Kota Jambi, Selasa (26/5/2026).
Pemantauan dipimpin Wakil Gubernur Jambi Drs. H. Abdullah Sani dan diikuti sejumlah pejabat lintas instansi, antara lain Wakil Ketua DPRD Provinsi Jambi H. Ivan Wirata; Danrem 042/Garuda Putih Brigjen TNI Nyamin; Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jambi; Dirreskrimsus Polda Jambi Kombes Pol Taufik Nurmandia; serta perwakilan Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Ketahanan Pangan, Bulog, dan pengelola Pasar Angso Duo.
Kegiatan ini bertujuan memastikan ketersediaan pasokan dan menjaga stabilitas harga menjelang lonjakan permintaan pada hari raya. Dari pemeriksaan lapangan, stok bahan pokok di Pasar Angso Duo dinyatakan aman dengan harga yang relatif stabil.
Beberapa komoditas yang dipantau antara lain:
-
Daging ayam broiler: Rp35.000–Rp45.000 per kilogram.
-
Daging sapi segar: Rp150.000–Rp180.000 per kilogram.
-
Cabai merah: Rp50.000–Rp55.000 per kilogram.
-
Bawang merah: Rp42.000–Rp45.000 per kilogram.
-
Minyak goreng merek Minyakita: sekitar Rp15.700 per liter.
-
Beras (SPHP): tersedia, sekitar Rp60.000 per karung.
Pasokan daging beku dan komoditas hortikultura lain juga dipastikan dalam kondisi tercukupi. Dirreskrimsus Polda Jambi, Kombes Pol Taufik Nurmandia, menegaskan pengawasan akan terus dilakukan untuk mengantisipasi praktik penimbunan dan permainan harga.
“Kami bersama Satgas Pangan Polda Jambi terus melakukan monitoring dan pengawasan distribusi bahan pokok, terutama menjelang hari besar keagamaan. Hasil pemantauan hari ini menunjukkan stok kebutuhan pokok masih aman dan harga relatif stabil,” ujar Taufik.
Ia menambahkan pihak kepolisian tidak segan mengambil tindakan tegas apabila ditemukan pelanggaran yang mengganggu stabilitas harga maupun pasokan pangan, sehingga masyarakat diminta tidak panik.
Wakil Gubernur Abdullah Sani menyampaikan harapan agar sinergi antara TPID, Satgas Pangan, distributor, dan pedagang pasar terus diperkuat sehingga inflasi daerah tetap terkendali dan daya beli masyarakat terjaga.
Hasil monitoring ini menjadi indikator bahwa kondisi pangan di Provinsi Jambi menjelang Idul Adha 1447 H berada pada posisi aman baik dari sisi ketersediaan maupun harga di tingkat pasar tradisional. (*)















