CB24.ID- Predikat sebagai salah satu Bank BUMD terbaik tahun 2026 yang diraih Bank Jambi menjadi bukti nyata bahwa kepercayaan masyarakat terhadap bank milik daerah tersebut tetap kokoh.
Pengamat perbankan, Laila Farhat, S.E., M.M., menilai capaian tersebut bukan sekadar penghargaan biasa, melainkan indikator kuat atas kinerja dan fundamental Bank Jambi yang dinilai sangat sehat.
Menurutnya, di tengah berbagai dinamika yang terjadi, publik justru tetap memberikan mandat kepercayaan kepada Bank Jambi. Hal ini tercermin dari stabilnya aktivitas perbankan serta tidak adanya gejolak berarti di internal maupun eksternal bank.
“Predikat ini menjadi bukti bahwa kepercayaan masyarakat tidak luntur. Dalam industri perbankan, kepercayaan adalah modal utama,” ujar Laila, Kamis (02/04/2026).
Berdasarkan riset independen yang dilakukan oleh Majalah Infobank, Bank Jambi dinilai memiliki kinerja unggul setelah melalui serangkaian penilaian objektif terhadap berbagai aspek, mulai dari permodalan, likuiditas, hingga tata kelola perusahaan.
Laila menjelaskan, secara fundamental Bank Jambi saat ini berada dalam kondisi yang sangat sehat. Aspek krusial seperti kecukupan modal dan kemampuan menjaga likuiditas dinilai masih sangat baik dan sesuai dengan standar ketat industri perbankan.
Selain itu, tata kelola perusahaan dan kapasitas manajemen risiko juga menjadi faktor penting yang mengantarkan Bank Jambi mampu bertahan dan bahkan unggul di tengah persaingan.
Ia juga menegaskan bahwa masyarakat kini semakin cerdas dalam menilai sebuah lembaga keuangan. Gangguan layanan yang bersifat sementara tidak lagi menjadi tolok ukur utama, melainkan bagaimana respons dan kecepatan bank dalam menangani persoalan.
“Fokus masyarakat saat ini adalah bagaimana bank merespons masalah, menjaga dana nasabah, dan memastikan sistem kembali normal,” jelasnya.
Lebih lanjut, keberhasilan Bank Jambi dalam menjaga operasional tetap berjalan serta terus menyalurkan kredit ke sektor produktif menjadi indikator kuat bahwa fungsi intermediasi perbankan tetap berjalan normal.
Kondisi ini, lanjut Laila, berbeda dengan situasi krisis perbankan pada umumnya yang ditandai dengan penarikan dana besar-besaran atau rush. Di Bank Jambi, kondisi tersebut tidak terjadi, bahkan aktivitas perbankan tetap stabil.
Sebaliknya, kerja sama dengan berbagai lembaga terus berjalan dan kepercayaan nasabah tetap terjaga. Raihan penghargaan ini diharapkan semakin memperkuat optimisme masyarakat, pelaku usaha, hingga pemerintah daerah.
Sebagai bank daerah, Bank Jambi memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi. Dengan kepercayaan publik yang tetap kuat, Bank Jambi diyakini akan semakin optimal dalam mendukung pembiayaan UMKM serta berbagai program pembangunan daerah. (Adv)















