CB24.ID- Bank Jambi, sebagai Bank Pembangunan Daerah (BPD), berada pada posisi strategis untuk memperbesar penyaluran pembiayaan ke sektor-sektor produktif yang menjadi penopang ekonomi Provinsi Jambi. Kondisi ini didorong oleh tren pertumbuhan ekonomi daerah yang positif serta meningkatnya kebutuhan masyarakat akan akses modal.
Pengamat perbankan Laila Farhat menilai sekarang adalah momentum penting bagi Bank Jambi untuk memperkuat peran intermediasinya: menghimpun dana dari masyarakat lalu menyalurkannya sebagai pembiayaan yang memacu aktivitas ekonomi. Laila menyebut sektor perkebunan, pertanian, perdagangan, jasa, dan UMKM sebagai segmen prioritas yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan dalam portofolio kredit bank.
Menurutnya, struktur perekonomian Jambi yang kuat pada sektor-sektor tersebut memberi ruang signifikan bagi ekspansi pembiayaan. Namun, ia menekankan bahwa pertumbuhan kredit harus berjalan hati-hati dengan manajemen risiko yang baik. Ekspansi yang agresif tanpa pengawasan kualitas aset berisiko meningkatkan rasio kredit bermasalah (NPL) dan mengancam stabilitas bank.
Laila menggarisbawahi bahwa dampak pembiayaan produktif melampaui kenaikan omzet nasabah; pembiayaan yang tepat sasaran dapat meningkatkan investasi, membuka lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara luas. Oleh karena itu, keberhasilan Bank Jambi diukur bukan hanya dari volume kredit, tetapi juga kemampuan menjaga kualitas kredit dan profitabilitas yang sehat.
Transformasi digital menjadi aspek lain yang disebut Laila penting untuk diperkuat. Digitalisasi layanan perbankan membuka akses lebih luas bagi pelaku UMKM dan masyarakat di wilayah terpencil, membuat proses permodalan lebih cepat, murah, dan efisien. Penerapan teknologi yang tepat juga membantu bank mengelola risiko, menurunkan biaya operasional, dan meningkatkan daya saing.
Peran pemerintah daerah sebagai pemegang saham turut menjadi modal penting bagi Bank Jambi. Dengan tata kelola yang baik, strategi adaptif, dan fokus pada pembiayaan sektor produktif, Bank Jambi berpeluang memperkuat kontribusinya sebagai motor pertumbuhan ekonomi Provinsi Jambi ke depan. (*)















