CB24.ID- Upaya menekan angka kecelakaan lalu lintas (preventif) dan menurunkan tingkat fatalitas korban terus menjadi fokus utama Jasa Raharja. Hal ini terdengar lantang di Rapat Persiapan Penyelenggaraan Angkutan Lebaran 2026, Kamis (27/2/2026).
Adalah Kepala Kantor Wilayah Jasa Raharja Jambi yang baru dilantik Februari 2026 ini, Agung Abimanyu, menegaskan pentingnya kolaborasi yang kuat dengan seluruh stakeholder guna menciptakan ekosistem transportasi yang lebih aman bagi masyarakat.
Dalam keterangannya, Agung memaparkan beberapa langkah strategis dan preventif yang saat ini aktif dijalankan oleh Jasa Raharja Jambi bersama mitra kerja terkait.
Langkah-langkah tersebut berfokus pada kesiapan armada hingga edukasi penanganan pertama pada kondisi darurat.
Beberapa program utama yang disoroti dalam kolaborasi tersebut, yakni Pelaksanaan Ramp Check Angkutan Umum: Jasa Raharja bekerja sama dengan pihak terkait melakukan inspeksi keselamatan (ramp check) secara rutin.
“Langkah ini dinilai sangat krusial untuk memastikan kelaikan jalan setiap armada angkutan umum sebelum mengangkut penumpang, ” sebut Agung Abimanyu.
Kemudian, Pelatihan Penanggulangan Gawat Darurat (PPGD): Bekerja sama dengan pihak kepolisian, Jasa Raharja menyelenggarakan pelatihan khusus gawat darurat. Edukasi ini menargetkan masyarakat luas agar memiliki pemahaman dasar dalam memberikan pertolongan pertama.
Selanjutnya, Peningkatan Kesadaran Masyarakat (Awareness): Tujuan utama dari seluruh pelatihan ini adalah agar masyarakat lebih peduli dan tanggap saat menghadapi insiden kecelakaan di jalan raya.
“Penanganan pertama yang cepat dan tepat diharapkan dapat meminimalisir tingkat fatalitas, mencegah korban mengalami luka yang lebih parah, hingga menekan angka kematian, ” sebutnya.
Selanjutnya, Optimalisasi Forum Komunikasi Lalu Lintas (FKLL): Jasa Raharja juga terus mengaktifkan peran FKLL sebagai wadah koordinasi antar instansi untuk membahas solusi komprehensif terkait permasalahan lalu lintas di Jambi.
“Terus bagaimana masyarakat itu supaya lebih aware kalau ada kecelakaan, sehingga bisa kita minimalisir fatalitas sampai korban meninggal dunia,” tegas Agung Abimanyu.
Melalui sinergi lintas sektoral ini, Jasa Raharja Jambi berharap kesadaran akan pentingnya keselamatan berkendara semakin membudaya, sejalan dengan peningkatan kesiapsiagaan masyarakat dalam merespons kondisi gawat darurat di jalan raya. (*)















