CB24.ID- Di tengah hiruk-pikuk lalu lintas Kota Jambi, Gedung DPRD menjadi saksi bisu pertemuan hangat pada Jumat (6/2/2026). Perkumpulan Ojek Online Kota Jambi (PERKOJI), organisasi baru para pengemudi ojol, datang menghadap Ketua DPRD Kemas Faried Alfarely. Turut hadir Anggota DPRD Rubi Salam, siap mendengar curhatan pekerja roda dua yang setiap hari berpetualang di aspal penuh risiko.
Kemas Faried menyambut rombongan dengan senyum lebar. “Alhamdulillah, siang ini kami kedatangi keluarga besar PERKOJI yang baru dideklarasikan. Ini penghargaan besar,” ujarnya, seolah menyambut saudara lama.
Alur pertemuan mengalir deras. Para pengemudi ojol meluapkan aspirasi: keluhan jalanan berbahaya, risiko kecelakaan, dan kebutuhan perlindungan nyata. Kemas Faried mendengarkan seksama, lalu angkat bicara tegas. “Saya lihat Bapak-Ibu pengemudi ojol sebagai pekerja rentan. Makanya, saya usulkan ikut program BPJS Ketenagakerjaan untuk rasa aman saat kerja,” katanya.
Ia jelaskan manfaatnya: jaminan sosial lengkap, dari rawat inap hingga santunan kematian jika musibah menimpa. “Mudah-mudahan tak terjadi. Tapi kalau kecelakaan saat bertugas hingga meninggal, sudah tercover, termasuk program jaminan kematian,” tambahnya penuh harap.
Rubi Salam ikut nimbrung, memuji PERKOJI sebagai mitra strategis pemerintah untuk suarakan persoalan lapangan. Sementara Ketua PERKOJI Ganda Simanjuntak tak henti berterima kasih. “Kami ucapkan terima kasih atas apresiasi Pak Kemas Faried dan Pak Rubi Salam,” ucapnya. Harapannya sederhana: aspirasi ini jadi kebijakan yang lindungi keselamatan dan kesejahteraan ojol, agar program pemerintah benar-benar beri manfaat bagi masyarakat Jambi.
Pertemuan penutup itu seperti janji tak tertulis: ojol tak lagi sendirian berjuang di jalanan. (*)















