CB24.ID- Gubernur Jambi, Al Haris, hadir dalam kegiatan Entry Meeting Pemeriksaan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun 2025 yang digelar Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI pada Kamis, 2 April 2026. Acara ini berlangsung di Kantor Perwakilan BPK RI Provinsi DKI Jakarta, dihadiri oleh gubernur dan ketua DPRD dari seluruh provinsi di Indonesia.
Sebagai tahap pembuka pemeriksaan LKPD, pertemuan ini bertujuan memastikan pengelolaan keuangan daerah tetap transparan, akuntabel, dan sesuai undang-undang. Lebih dari itu, kegiatan ini memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan BPK untuk tata kelola keuangan yang baik.
Di kesempatan tersebut, Gubernur Al Haris menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Jambi guna terus meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan. “Transparansi dan akuntabilitas adalah prioritas utama kami dalam perencanaan hingga pelaporan,” katanya. Ia menambahkan bahwa pemeriksaan BPK menjadi bagian krusial untuk memastikan anggaran daerah tepat sasaran dan bertanggung jawab. “Kami siap mendukung penuh proses ini,” tegasnya.
Gubernur juga menekankan peran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam menyusun laporan keuangan berkualitas sesuai standar akuntansi pemerintahan, sambil meminta jajaran kooperatif dan responsif. Ia berharap opini terbaik dari pemeriksaan LKPD 2025 dapat kembali diraih Jambi, sebagai bukti kepercayaan publik terhadap kinerja pemerintah.
Hadiri pula para pimpinan daerah lain dari seluruh Indonesia, forum ini membangun kesamaan persepsi dan langkah strategis menghadapi pemeriksaan BPK. Keikutsertaan Jambi menegaskan kesiapan berbenah demi pengelolaan keuangan yang mendukung pembangunan berkelanjutan dan kesejahteraan masyarakat.(*)















