CB24.ID- Gubernur Jambi, Al Haris, menegaskan tekad kuat Pemprov Jambi untuk memperjuangkan Participating Interest (PI) sebesar 10 persen dari pengelolaan minyak dan gas (migas). Pernyataan ini merespons usulan PetroChina yang ingin menurunkan porsi tersebut.
Al Haris mengisahkan bahwa diskusi tim provinsi dengan PetroChina pernah nyaris sepakat di angka 4,75 persen. Meski begitu, ia menolak kompromi dan tetap bersikukuh pada target 10 persen. “Mereka enggan mundurkan kontrak karena sudah ditandatangani SK Menteri. Rapat kita capai 4,75 persen, tapi kita ngotot 10 persen pasti bisa,” tegasnya.
Baginya, PI 10 persen adalah hak daerah yang krusial untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) dan kesejahteraan warga Jambi dari sumber daya alam. Ia pun berharap pertemuan berikutnya segera menyepakati angka final. “Semoga rapat selanjutnya bisa putuskan persentasenya. Insyaallah Mei ini sudah di-SK-kan Menteri,” harapnya. (*)















