CB24.ID- Memasuki era pensiun dengan semangat wirausaha, Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Jambi menyelenggarakan pelatihan kewirausahaan bagi 25 ASN Pemerintah Provinsi Jambi yang akan purnabakti tahun 2026. Inisiatif ini dirancang untuk membekali mereka dengan pengetahuan usaha praktis, agar masa pasca-dinas tetap produktif dan sejahtera.
Dibuka langsung oleh Kepala BPSDM Provinsi Jambi, H. Mukti Said ME, di Aula 2 BPSDM pada Senin (20/4/2026), pelatihan ini berlangsung selama 10 hari: enam hari pembelajaran teori-praktik dan empat hari observasi lapangan, hingga 30 April 2026. Peserta berasal dari berbagai dinas dan instansi Pemprov Jambi, siap menyerap ilmu dari narasumber ternama.

Komitmen Penuh untuk Transisi Pensiun Berkualitas
H. Mukti Said ME menjelaskan, pelatihan ini fokus pada pemberian informasi peluang usaha yang realistis bagi ASN purnabakti. “Masa purnabakti adalah babak penting: akhir tugas dinas sekaligus awal kehidupan baru. Kami komitmen tingkatkan SDM ASN secara menyeluruh, termasuk persiapan ekonomi yang matang,” katanya.
Narasumber yang hadir meliputi widyaiswara BPSDM dan BKD Provinsi Jambi, Rumah Sakit Jiwa Provinsi Jambi, BRMP Perkebunan Kementan, PT TASPEN, Bank Mandiri, PT Cahaya Anugrah Badar, Adipura Hidroponik, serta UB Ilham. Mereka berbagi pengalaman aplikatif melalui sesi teori, praktik, dan kunjungan lapangan.
Kepala BPSDM ini mengharapkan peserta serius mengikuti program. “Ikuti dengan disiplin, perluas wawasan, dan ambil pelajaran dari pakar. Pelatihan ini dirancang agar usaha pensiun sesuai kemampuan finansial dan peluang lokal, sehingga tetap berkarya,” tambahnya.
Dampak Jangka Panjang bagi Ekonomi Lokal
Program ini diharapkan membuka mata peserta terhadap usaha tepat guna, menjaga kemandirian pasca-pensiun. Seorang peserta dari Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Jambi berujar, “Pelatihan ini membuka pikiran saya. Saya siap terapkan ilmu untuk usaha hidroponik atau perkebunan kecil-kecilan.”
Langkah BPSDM Jambi ini mencerminkan upaya proaktif Pemprov dalam mendukung kesejahteraan ASN, selaras dengan kebijakan nasional. Ke depan, kegiatan serupa berpotensi diperluas, mendorong pensiunan berkontribusi pada UMKM Jambi yang sedang berkembang pesat.
Dengan pendekatan komprehensif, pelatihan ini tak hanya transfer ilmu, tapi juga inspirasi untuk pensiun bermakna.















