CB24.ID- Harapan masyarakat Kabupaten Kerinci untuk memiliki rumah sakit milik daerah akhirnya mulai menjadi kenyataan. Gubernur Jambi Al Haris bersama Bupati Kerinci Monadi melakukan peletakan batu pertama pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Kerinci di Bukit Tengah, Kecamatan Siulak Mukai, Minggu (05/07/2026).
Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Kerinci Murison, Ketua DPRD Kabupaten Kerinci, unsur Forkopimda, serta sejumlah kepala OPD.
Gubernur Al Haris mengatakan pembangunan RSUD menjadi tonggak penting dalam meningkatkan pelayanan kesehatan di Kabupaten Kerinci. Menurutnya, setelah Rumah Sakit H.A. Thalib kembali menjadi aset Pemerintah Kota Sungai Penuh, Kabupaten Kerinci sudah saatnya memiliki rumah sakit sendiri yang mampu memberikan pelayanan kesehatan secara lengkap.
“Penduduk Kerinci cukup besar. Sudah waktunya masyarakat memiliki rumah sakit dengan pelayanan yang memadai,” ujar Al Haris.
Gubernur mengungkapkan pembangunan RSUD tersebut didanai melalui APBN senilai Rp137,5 miliar. Selain itu, pemerintah pusat juga mengalokasikan lebih dari Rp50 miliar untuk pengadaan alat kesehatan modern.
Proyek ini dikerjakan dengan skema single year dan ditargetkan rampung pada Desember 2026. Jika seluruh tahapan berjalan sesuai rencana, rumah sakit akan mulai melayani masyarakat pada 2027.
“Kami akan terus memantau pembangunan ini agar berjalan lancar, selesai tepat waktu, dan menghasilkan bangunan yang berkualitas sehingga segera bisa dimanfaatkan masyarakat,” katanya.
Sementara itu, Bupati Kerinci Monadi menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Jambi, DPRD Kabupaten Kerinci, dan seluruh pihak yang telah mendukung terwujudnya pembangunan RSUD tersebut.
Monadi menjelaskan proses pembangunan rumah sakit tidak berlangsung singkat. Sejak 2025, Pemerintah Kabupaten Kerinci harus melalui berbagai tahapan administrasi, mulai dari pembentukan Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK), proses visitasi, hingga penyediaan lahan. (*)















