CB24.ID- Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos., MH., menghadiri Pengajian Umum dan Haflah Akhirussanah serta Khotmil Qur’an ke-XIII Metode Yanbuat ke-2 di Pondok Pesantren Salafiyah Al-Hafizh, Desa Bunga Antoi, Kecamatan Tabir Selatan, Minggu (14/06/2026) siang.
Dalam sambutannya, Gubernur Al Haris mengapresiasi perjuangan pendiri pesantren dan keluarga yang meneruskan visi pendirian hingga kini. Ia menceritakan dorongan yang pernah disampaikan kepada pewaris pesantren agar mewujudkan cita-cita almarhum pendiri, sehingga lembaga ini tetap berfungsi sebagai pusat pengajaran agama dan pembentukan akhlak generasi muda.
“Walaupun banyak tantangan, kami yakin bahwa dengan niat yang kuat dan dukungan bersama, pondok ini akan terus berkembang dan melahirkan generasi berakhlak serta berilmu,” kata Gubernur. Ia juga meminta masyarakat dan pemangku kepentingan untuk terus merawat dan mendukung keberlangsungan pesantren demi kemaslahatan umat.
Gubernur Al Haris juga mengenang kedekatannya dengan almarhum Kiai Syukron, pendiri Pondok Pesantren Al-Hafizh. Ia menyebut hubungan mereka sangat dekat, bahkan hingga hari-hari terakhir sebelum Kiai Syukron wafat. Ia memberi semangat khusus kepada Gus Hafizh yang kini melanjutkan perjuangan ayahnya.
“Wujudkan mimpi ayahmu agar pondok ini terus memberikan cahaya ilmu bagi anak-anak kita,” ujar Gubernur kepada Gus Hafizh.
Penghargaan dan dukungan disampaikan pula kepada para pengajar, tokoh masyarakat, dan orang tua santri yang selama ini mendukung aktivitas pendidikan di pesantren. Menurut Gubernur, kontribusi pesantren dalam pembentukan karakter dan penyebaran ilmu agama patut diapresiasi dan didukung oleh pemerintah.
Acara diwarnai penampilan hafalan Al-Qur’an oleh para santri yang menghadirkan kebahagiaan bagi orang tua dan masyarakat. Ceramah penguatan disampaikan oleh seorang kiai alumni Yaman yang dikenal memiliki pengalaman pesantren dan keilmuan luas. Dalam penutup sambutannya, Gubernur mendoakan agar Pondok Pesantren Al-Hafizh senantiasa diberi kekuatan, berkembang, dan mampu melahirkan banyak alumnus berakhlak mulia. Pemerintah Provinsi Jambi menyatakan komitmennya untuk terus mendukung dan memfasilitasi perkembangan pesantren di wilayah tersebut.
Menanggapi kunjungan gubernur, Pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah Al-Hafizh, Gus Hafizh, menyampaikan terima kasih atas waktu yang diberikan Al Haris. Kehadiran gubernur memberi kesempatan melihat kondisi akses jalan menuju pesantren. Gus Hafizh berharap infrastruktur jalan segera diperbaiki menjadi mulus dan mengajak hadirin mendoakan agar rencana perbaikan terealisasi.
Gus Hafizh juga mengapresiasi kerja panitia yang menyukseskan acara dan meminta doa agar panitia diberi kesehatan, umur panjang, dan rezeki berlimpah. Ia memohon doa untuk mendapatkan kekuatan, kesabaran, dan kemampuan dalam mengemban amanah mendidik generasi penerus bangsa dan agama.
Pada kesempatan itu, Gubernur Al Haris menyerahkan bantuan dari Pemerintah Provinsi Jambi melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) Bank Jambi sebesar Rp15.000.000 kepada pengasuh pesantren, Gus Hafizh.
Dalam tausiyahnya, Al-Ustadz Dr. KH. Bukhori Al Aroby, pimpinan Pondok Pesantren Nurul Huda Tangerang, Banten, mengingatkan tentang perhitungan amal manusia di akhir zaman yang terjadi di hari pembalasan melalui dua tahapan utama: Yaumul Hisab (pencatatan dan perhitungan) dan Yaumul Mizan (penimbangan amal).
Hadir pada acara tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Merangin Zulhifni, S.T., M.E.; Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Ariansyah; Kepala Biro Administrasi Pimpinan (Adpim) Setda Provinsi Jambi Bustanul Aripin, S.E.; serta unsur Forkompincam Merangin, pengurus pondok, keluarga besar pesantren, tokoh masyarakat, dan warga setempat. Kegiatan ini menjadi momentum puncak penutupan tahun ajaran di pondok pesantren tersebut. (*)















