CB24.ID- Setiap hari Jumat, halaman Kantor Dinas Sosial (Dinsos) Kota Jambi di Jalan Jenderal Sudirman Thehok ramai oleh wajah-wajah penuh harap. Ratusan porsi makanan hangat disajikan gratis untuk para pengemudi ojek online (ojol), pengemis miskin, anak jalanan, serta duafa yang kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari. Kegiatan berkala bernama “Jumat Berkah” ini telah menjadi oase kemanusiaan di tengah hiruk-pikuk kota, menawarkan tidak hanya makanan, tapi juga kehangatan kepedulian sosial dari pemerintah daerah.
Dilaksanakan setiap minggu tanpa henti, Jumat Berkah menyediakan 100 hingga 150 porsi makanan siang yang disiapkan dengan telaten oleh tim Dinsos. Lokasinya yang strategis di halaman kantor membuat akses mudah bagi masyarakat kurang mampu di sekitar pusat kota Jambi. Menu sederhana seperti nasi, lauk-pauk bergizi, dan minuman segar ini bukan sekadar pengisi perut, melainkan simbol solidaritas di masa sulit ekonomi dan fluktuasi harga kebutuhan pokok.
Kepala Dinas Sosial Kota Jambi, Yunita Indrawati AP MP, menjelaskan tujuan mulia di balik inisiatif ini. “Ini adalah bentuk kepedulian sosial kami kepada masyarakat kurang mampu yang benar-benar membutuhkan,” ujarnya saat ditemui di sela kegiatan. Meski hanya berupa makan siang, Yunita menekankan bahwa bantuan tersebut sangat krusial bagi mereka yang sering kali hanya mengandalkan rezeki pas-pasan. “Walaupun sederhana, makanan ini bisa menjadi penyelamat bagi yang kelaparan di jalanan. Kami ingin menunjukkan bahwa pemerintah ada untuk melindungi warganya, terutama yang paling rentan.”
Pesan tegas disampaikan Yunita kepada masyarakat luas: “Silahkan datang ke kantor Dinsos Kota Jambi setiap hari Jumat. Pintu kami terbuka untuk siapa saja yang membutuhkan.” Ajakan ini diharapkan mendorong partisipasi lebih banyak, sekaligus mengajak swasta dan masyarakat untuk bergabung dalam program serupa.
Kegiatan Jumat Berkah bukanlah yang pertama bagi Dinsos Kota Jambi, kegiatan ini telah di laksanakan setahun yang lalu. Sebagai lembaga yang bertanggung jawab atas penanganan kemiskinan dan pemberdayaan sosial, dinas ini rutin menggelar berbagai program bantuan. Data Badan Pusat Statistik (BPS) Jambi mencatat bahwa angka kemiskinan di provinsi ini masih di atas 7 persen pada 2025, dengan kelompok rentan seperti pekerja informal ojol dan anak jalanan semakin terdampak inflasi. Di tengah tantangan tersebut, inisiatif seperti ini menjadi contoh nyata bagaimana anggaran daerah dimanfaatkan untuk dampak langsung bagi rakyat kecil.
Para penerima manfaat pun tak henti menyampaikan rasa syukur. Seorang pengemudi ojol bernama Pak Rahman (45), yang sering parkir di sekitar kantor Dinsos, mengaku kegiatan ini sangat membantu. “Kadang order sepi, uang habis untuk bensin dan cicilan motor. Makan gratis ini bikin hari Jumat jadi berkah betul,” ceritanya sambil menyantap makan siangnya. Sementara itu,
Tak hanya makanan, suasana Jumat Berkah juga dipenuhi senyuman dan obrolan ringan. Petugas Dinsos dengan ramah membagikan porsi sambil mengingatkan protokol kesehatan.
Yunita Indrawati menambahkan bahwa Jumat Berkah akan terus berlanjut sepanjang tahun, dengan target peningkatan porsi jika ada dukungan tambahan dari mitra. “Kami berharap kegiatan ini bisa menjadi inspirasi bagi instansi lain di Jambi. Bersama, kita bisa kurangi beban masyarakat duafa,” tegasnya.
Inisiatif sederhana ini membuktikan bahwa kepedulian kecil bisa membawa perubahan besar, menjadikan Jumat sebagai hari penuh berkah bagi yang paling membutuhkan.















