CB24.ID- Program Makan Bergizi Gratis (MBG) milik Presiden Prabowo Subianto terus menunjukkan dampak positif di lapangan Jambi. Dari semangat siswa SD hingga pengawasan ketat Babinsa, inisiatif ini mendapat sambutan hangat di berbagai wilayah. Di SDN 198/VI Kota Jambi dan Pematang Sulur Kecamatan Telanaipura, pelaksanaan MBG berjalan mulus tanpa hambatan, dengan menu lezat yang menggugah selera anak-anak.
Marwiyah, S.Pd., guru dan wali kelas empat di SDN 198/VI Kota Jambi, menyaksikan langsung euforia siswa saat menyantap MBG pagi ini. “Anak-anak hari ini semangat menyantap MBG Mas, kebetulan pagi ini habis olahraga, menunyanyapun sangat menggugah selera,” tutur Marwiyah dengan ramahnya. Menu spesial hari itu meliputi nasi uduk, ayam goreng, goreng tempe, sambal pedas, dan buah semangka segar. “Nasi uduk, ada ayam goreng, goreng tempe, sambal dan buah semangka. Saya selaku guru dan wali kelas empat begitu senang melihatnya,” tambahnya, menggambarkan bagaimana MBG tak hanya bergizi tapi juga menjadi penyemangat belajar pascaolahraga.

Kegembiraan serupa terlihat di lapangan Pematang Sulur, Kecamatan Telanaipura. Sertu Dwi Cahyo, Babinsa Koramil 09/Telanaipura, memantau langsung distribusi MBG di wilayah binaannya. “Untuk saat ini di wilayah Pematang Sulur, Kecamatan Telanaipura, sudah ada empat SPPG (Satuan Pelayanan Penyediaan Makanan Bergizi Gratis) dan yang sudah beroperasional dua SPPG, di RT 20 dan RT 10,” ujar Cahyo dengan tegas dan beribawa. Ia menegaskan bahwa pelaksanaan di lapangan tidak ada kendala dan aman-aman saja.
Lebih lanjut, Sertu Cahyo menyoroti sambutan gembira dari semua penerima manfaat. “Di lapangan tidak ada kendala dan aman-aman saja, semua penerima manfaat menyambut dengan gembira,” katanya. Hari ini, ia turun langsung bersama kader posyandu untuk mengantarkan paket MBG khusus kepada ibu hamil, menyusui, dan balita non-PAUD. “Kebetulan hari ini saya bersama kader posyandu yang siap mengantarkan paket MBG ada yang ke ibu hamil, menyusui dan balita non PAUD,” lanjutnya. Sebagai Babinsa, Cahyo berkomitmen penuh pada pengamanan program nasional ini. “Saya selaku Babinsa siap melaksanakan pendampingan pengamanan dari program Bapak Presiden Prabowo ini,” tegasnya.

Implementasi MBG di Jambi mencakup berbagai Satuan Pelayanan Penyediaan Makanan (SPPG) yang tersebar di sekolah, posyandu, dan komunitas. Di Kota Jambi, SDN 198/VI menjadi contoh sukses dengan menu variatif yang disesuaikan selera lokal, sementara di Telanaipura, empat SPPG siap menjangkau ribuan penerima. Data Dinas Pendidikan dan Kesehatan Provinsi Jambi mencatat bahwa sejak awal 2026, MBG telah mendistribusikan jutaan porsi makanan bergizi, dengan anggaran yang diawasi ketat sesuai UU No. 14/2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik.
Keberhasilan ini tak lepas dari sinergi stakeholder. Guru seperti Marwiyah memastikan penerimaan di sekolah, sementara aparat seperti Sertu Cahyo menjamin keamanan distribusi hingga ke balita dan ibu hamil. Di tengah isu pengelolaan dana publik di Jambi, pelaksanaan MBG menunjukkan transparansi yang baik, dengan laporan lapangan yang positif dari guru dan Babinsa.
Pemerintah pusat dan daerah harus mempertahankan momentum ini dengan memperluas SPPG dan menjaga kualitas menu. Sinergi guru, posyandu, dan TNI seperti yang ditunjukkan Marwiyah dan Sertu Cahyo menjadi kunci sukses MBG, memastikan setiap rupiah dana negara tepat sasaran untuk generasi emas Jambi. (Ag)















